pengalaman-bersama-sriwijaya-air
Daily Life

Pengalaman Bersama Sriwijaya Air 2019

Halo semua, kali ini saya mau share pengalaman bersama Sriwijaya Air dua hari yang lalu. Pengen cepet-cepet ditulis biar ga menguap, maklum agak pelupa 🙈. Tulisan ini merupakan tulisan kedua saya berbagi pengalaman, setelah sebelumnya cerita tentang paspor. Hopefully, saya bisa berbagi pengalaman-pengalaman lain nanti. Semoga bermanfaat dan selamat membaca.

Saya naik Sriwijaya Air dari Yogyakarta ke Jakarta. Waktu itu, ga ada alasan khusus kenapa memilih Sriwijaya Air. Semua ini murni rasa penasaran, pengen coba salah satu maskapai anggota Garuda Indonesia Group. Yaa, setau saya Garuda itu maskapai terbaik di Indonesia. Jadi, ga ada salahnya coba yang satu ini. Lagian, saya udah sering naik Citilink yang sama-sama Garuda Group dan oke-oke aja.

Hal pertama yang mau saya highlight dari pengalaman bersama Sriwijaya Air adalah pramugarinya, lebih tepatnya pramugara kali yaa, soalnya ini yang cowo. Waktu itu saya dapet nomer kursi 16C. Kursi ini deket sama jendela darurat. Enak, lega dan luas, kaki bisa selonjoran. Nah, seperti yang kalian tau, penumpang yang duduk di deretan krusial ini akan dapet penjelasan khusus sebelum pesawatnya take off. Ebuset, ngomongnya cepet banget dan ga jelas. Kayak orang kumur-kumur. Sebuah impresi awal yang bikin kawatir dong. Hello, ini jelasin buat keadaan darurat tolong.

Setelah impresi singkat itu, saya cuma bisa terheran-heran dan berpikir positif. Oh, mungkin mas-nya lupa makan kali yaa 😆. Oiya, di samping saya ada bule dan pacarnya (jiwa-jiwa hrd sok tau) yang dikasih penjelasan ulang dalam bahasa Inggris. Yap, sesuai dugaan, ngomongnya juga cepet dan ga jelas. Bule-nya sempet nanggepin “What did you say?” Tapi ga ditanggepin sih sama mas-nya. Bulenya juga bodo amat gitu sih akhirnya. Jiwa parno ini bergetar.

Okay dearest flight attendant, thank you, next. Lanjut ya, hal kedua yang mau saya ceritain adalah pendaratannya. Saya merasa ini pendaratan paling keras sejauh ini, bikin kaget. Ada yang bilang landing Sriwijaya Air itu paling mulus 😏. Ternyata itu hanya mitos belaka, atau mungkin kebetulan aja kali ya. Entahlah.

Udah deh, itu aja kok yang mau saya bagikan. Ini cuma pengalaman ya, ga bermaksud menjelek-jelekan. Mohon maaf bila ada salah kata, atau informasi. Semoga maskapai Sriwijaya Air memperbaiki kinerjanya dikemudian hari. Improvement takes time. Kalian punya pengalaman juga ga sama Sriwijaya Air? Tulis di kolom komentar ya.

Pesan : Jangan lupa dukung Rius Vernandes dan jadikan kausnya sebagai bahan pembelajaran.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 − two =

Pin It on Pinterest

Sharing is Awesome!

Like the Post? Share it with your friend or family (☞゚ヮ゚)☞ ☜(゚ヮ゚☜)