generasi millennial
Anxiety

Generasi Millennial Harus Menghindari 3 Sikap Ini

Salam generasi millennial. Generasi yang suka tantangan dan ga suka aturan yang bertele-tele. Generasi yang dapet banyak aliran informasi marketing yang mungkin toxic. Berpeluang besar menjadi generasi yang impulsif dan mudah depresi. Oiya, ini bukan tulisan motivasi atau nasihat yaa, hanya sharing berdasarkan keresahan seperti biasanya.

Millennial memang ga ada abisnya kalau dibahas. Sebelumnya, saya pernah bahas millennial di artikel lain. Artikel itu membahas kaitan generasi millennial dengan pola komsumsi dan tren. Kali ini, saya ingin bahas sikap-sikap toxic yang harus dihindari. Bisa dibilang, tulisan ini hasil keresahan pribadi, catatan pribadi, karena saya juga generasi itu.

Membandingkan diri dengan orang lain

Ini sikap paling toxic buat semua generasi, dan yaa termasuk generasi millennial. Meminjam kata-kata Bill Gates dalam salah satu quotes terkenalnya, membandingkan diri dengan orang lain sama artinya dengan merendahkan diri sendiri. Ini awal depresi. Aliran informasi yang kian hari kian tak terbatas membuat millennial harus sebih selektif dan bijak dalam bersikap.

Don’t compare yourself with anyone in this world…if you do so, you are insulting yourself.

Bill Gates

Pernah kan scroll Instagram terus liat foto temen atau influencer yang bikin kamu bilang “enak ya liburan terus”, “enak ya banyak yang endorse, pasif income terus”, dll. Iya itu, itu sikap membandingkan diri yang tanpa sadar dilakuin. It’s a note for you and I, don’t do that.

Meremehkan orang lain

Kalau yang ini society toxic. Ini adalah sikap paling zizig yang bisa kamu ambil sebagai bagian dari komunitas sosial. Kita ga pernah tau seberapa kerasnya usaha yang dilakuin seseorang untuk mencapai sukses dia saat ini. Kita ga pernah tau sesulit apa pekerjaan yang kamu anggap ezpz bagi orang lain. Saling menghargai adalah koentji.

generasi millennial

Tidak punya perencanaan keuangan

Perencanaan keuangan (financial planning) mungkin topik yang terlalu luas untuk dibahas dalam 1 artikel, apalagi cuma 1 section gini. I’ll try to discuss it in other article. Hal yang ingin saya tekenin di sini adalah it’s a bad idea ketika kamu ga punya perencanaan buat pemasukan dan pengeluaran kamu, ga punya perencanaan buat dana masa depan kamu, dll. Seminimal-minimalnya, kamu harus punya tabungan dana darurat.

Stay tuned!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − 14 =

Pin It on Pinterest

Sharing is Awesome!

Like the Post? Share it with your friend or family (☞゚ヮ゚)☞ ☜(゚ヮ゚☜)